aku sangat ingin menyadarkan diriku bahwa
aku hanyalah pelarian dari sedih sedihmu
yang mengalir pada matamu
seperti lampu darurat yang dibutuhkan saat gelap
seperti alarm di pagi hari agar bisa membangunkanmu dan
bertemu dengannya
aku ingin sekali memberontak
memberikan suara sekeras kerasnya
terhadap pikirian tertutupmu dan hatimu yang batu
seperti batu karang yang di hujami ombak
seperti suarat kucing yang lapar
tetapi kau hiraukan
aku ingin menjadi jarum jam pada kamarmu
menjaga engkau agar lama bermimpi indah meski itu bukan aku
melambatkan waktu agar kau betah dan bisa bersandar kepadaku meski
sikupmu dingin
aku ingin menjadi lantunan lagu yang terdengar di telingamu
saat berada dalam kereta
bukan pemberitahuan yang kau hiraukan
dan hanya tertuju kepada stasiun akhir
aku ingin tetapi kau menolak itu semua
prilaku, tutur kata dan tatapan mata semua sia sia
aku hanyalah pelarian dari sedih sedihmu
yang mengalir pada matamu
seperti lampu darurat yang dibutuhkan saat gelap
seperti alarm di pagi hari agar bisa membangunkanmu dan
bertemu dengannya
aku ingin sekali memberontak
memberikan suara sekeras kerasnya
terhadap pikirian tertutupmu dan hatimu yang batu
seperti batu karang yang di hujami ombak
seperti suarat kucing yang lapar
tetapi kau hiraukan
aku ingin menjadi jarum jam pada kamarmu
menjaga engkau agar lama bermimpi indah meski itu bukan aku
melambatkan waktu agar kau betah dan bisa bersandar kepadaku meski
sikupmu dingin
aku ingin menjadi lantunan lagu yang terdengar di telingamu
saat berada dalam kereta
bukan pemberitahuan yang kau hiraukan
dan hanya tertuju kepada stasiun akhir
aku ingin tetapi kau menolak itu semua
prilaku, tutur kata dan tatapan mata semua sia sia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar