Selembar demi selembar ku tulis dengan kesedihan
hati mengguncang mengatakan ku tak siap dengan keadaan yang ada
ku hidup dengan kegelapan
ku diam dan duduk disudut tembok yang rapuh tak berdaya
sedih tak bisa berkata satupun
diam memendam perasaan yang lama disembunyikan
dan ku merenung meratapi yang sudah terjadi
dingin seperti hatiku yang hancur
hancur membeku dan menjadi berkeping keping
aku gak tau ini kenapa dengan diriku
seperti hatiku yang menuntun ku untuk hancur
sehacur yang ku lihat
tuhan kenapa hal ini bisa terjadi
apa yang aku perbuat
kenapa aku bisa merugikan hati ku sendiri
sungguh aku tak sanggup melihat semua yang ku perbuat
sungguh hatiku tak sanggup melihat gadis itu dengannya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar