ketika air mata ini tak lagi mau mengelir di pipiku
aku hanya bisa bersabar dalam rapuhku
aku butuh seseorang yang bisa menenangiku
membuat ku tertawa diawal dimana aku tak kenal rasa sakit ini
dimana aku tersenyum tampa melihat dia dengan yang lain
mungkin aku makluk yang paling bodoh
makluk yang paling paling bodoh
hanya dipermaikan seperti boneka
yang dia pernah lakukan terhadapku
masa itu terulang lagi
dimana aku diacuhkan ditinggal dengan seribu alasan
alasan yang mebuat aku tak sadar klo dia bukan milikku
milikku dengan seutuhnya
aku disini hanya menahan sedihku
tersasat tajam oleh kenyatan yang aku lihat
kenyataan yang paling membuat ku tak mungkin
aku rasakan dalam hidupku
tapi mungkin dalam mimpiku sebagai hanyalanku
aku hanya bisa bersabar dalam rapuhku
aku butuh seseorang yang bisa menenangiku
membuat ku tertawa diawal dimana aku tak kenal rasa sakit ini
dimana aku tersenyum tampa melihat dia dengan yang lain
mungkin aku makluk yang paling bodoh
makluk yang paling paling bodoh
hanya dipermaikan seperti boneka
yang dia pernah lakukan terhadapku
masa itu terulang lagi
dimana aku diacuhkan ditinggal dengan seribu alasan
alasan yang mebuat aku tak sadar klo dia bukan milikku
milikku dengan seutuhnya
aku disini hanya menahan sedihku
tersasat tajam oleh kenyatan yang aku lihat
kenyataan yang paling membuat ku tak mungkin
aku rasakan dalam hidupku
tapi mungkin dalam mimpiku sebagai hanyalanku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar