Selasa, 26 Desember 2017

Rapuh

ketika air mata ini tak lagi mau mengelir di pipiku
aku hanya bisa bersabar dalam rapuhku
aku butuh seseorang yang bisa menenangiku
membuat ku tertawa diawal dimana aku tak kenal rasa sakit ini
dimana aku tersenyum tampa melihat dia dengan yang lain

mungkin aku makluk yang paling bodoh
makluk yang paling paling bodoh
hanya dipermaikan seperti boneka
yang dia pernah lakukan terhadapku

masa itu terulang lagi
dimana aku diacuhkan ditinggal dengan seribu alasan
alasan yang mebuat aku tak sadar klo dia bukan milikku
milikku dengan seutuhnya

aku disini hanya menahan sedihku
tersasat tajam oleh kenyatan yang aku lihat
kenyataan yang paling membuat ku tak mungkin
aku rasakan dalam hidupku
tapi mungkin dalam mimpiku sebagai hanyalanku



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terblokir

ay mungkin sapaan ku tak lagi asing dengan kata ay atau mungkin ucapan ku tak lagi menarik seperti sekian dulu ya,mungkin seperti itu cermin...